Tanjung Pustaka SMA Negeri 7 Purworejo

Berwawasan Global Berkepribadian Nasional Berprestasi Handal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Durio zibethinus (Durian)


C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427897.jpg

 

 

 

KLASIFIKASI TANAMAN DURIAN

  1. Kingdom : Plantae
  2. Divisio : Tracheophyta
  3. Class : Magnoliopsida
  4. Ordo : Malvales
  5. Familia : Malvaceae 
  6. Genus : Durio 
  7. Spesies : Durio zibethinus L. 

 

 

 

MORFOLOGI TANAMAN DURIAN

1. Akar

          Pohon durian memiliki akar tunggang, berwarna coklat kemudian kulit kayu berlapiskan kambium yang berfungsi pengantar makanan dari akar ke daun.

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427902.jpg

 

2. Batang

          Pohon durian memiliki batang berkambium, kulit batang pohon berwarna coklat gelap, batang pohon membentuk tajuk berbentuk kerucut atau segitiga,pohon durian bukan termasuk perdu karena memiliki batang keras dan menjulang tinggi, ukuran sedang hingga besar yang tingginya mencapai 50 m. 

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427907 (1).jpg

 

3. Daun

          Pohon durian memiliki daun tunggal (folium simplex), ukuran panjang daun sekitar 9 - 19 cm dan lebar 3 - 6 cm, permukaan daun berwarna hijau muda sampai hijau tua dan permukaan bawah berwarna kuning, susunan tulang daun durian sukun adalah bertulang menyirip (penninervis), mempunyai satu tulang ibu (costa) dari pangkal sampai ujung daun. Dari ibu tulang tersebut keluar tulang- tulang cabang (nervus lateralis), sehingga susunannya seperti sirip ikan, bentuk tepi daun ada yang rata dan bergelombang, pangkal daun membulat dengan ujung meruncing,ujung daun lancip,permukaan daun licin.

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427912.jpg

 

4. Bunga

           Tumbuhan ini memiliki bunga berbentuk terompet,bunganya majemuk,warna mahkota bunga durian bervariasi mulai dari putih, krem, merah muda, sampai merah tua. Bunga durian umumnya memiliki 2-4 kelopak dasar bunga, satu kelopak cincin bergigi,memiliki lima kelopak mahkota, lima kelompok benang sari yang masing-masing terdiri atas tujuh tangkai sari, dan satu putik. Warna bunga sari durian juga bervariasi mulai dari putih, krem, merah muda, sampai merah tua.Bakal buah tidak terlindungi oleh daun buah.

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427918.jpg

 

5. Buah

          Buah durian merupakan buah sejati tunggal, buah durian bertipe kapsul berbentuk bulat telur hingga lonjong,warna buah durian yang masih muda terlihat berwarna hijau kalau yang sudah matang biasanya berwarna kuning kecoklatan, panjang buah durian yang matang bisa mencapai 30-45 cm dengan lebar 20-25 cm,rasa buahnya manis,warna daging yang belum matang warna putih dan rasanya hambar,warna daging durian yang sudah matang warnanya kuning dan rasanya manis.

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427923.jpg

 

6. Biji

            Ukuran biji durian memiliki panjang 3,5-5,0 cm dan diameter 2,5-3,5 cm.Biji durian berwarna putih kekuning- kuningan atau coklat muda.Kulit biji durian berselaput.Biji berkeping dua (dikotil).

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427924.jpg

 

 

 

REPRODUKSI TANAMAN DURIAN

          Reproduksi secara generatif / seksual adalah perkembangbiakan tumbuhan yang dilakukan secara seksual atau kawin. Reproduksi ini ditandai adanya peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Proses peleburan dua sel gamet ini dinamakan pembuahan. Sebelum terjadi pembuahan didahului proses penyerbukan, yaitu menempelnya serbuk sari ke kepala putik. Pembuahan akan menghasilkan biji, yang saat  jatuh di tanah atau lokasi yang cocok akan dapat berkembang hingga menjadi individu baru. Pembuahan adalah proses meleburnya (menyatunya) inti sel (sel kelamin jantan) dan ovum (sel kelamin betina) yang terjadi pada dasar putik untuk membentuk embrio tumbuhan. Pembuahan yang dilakukan tumbuhan durian termasuk dalam pembuahan ganda. Pembuahan ganda adalah proses pembuahan yang terjadi pada tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae) dimana akan terjadi dua proses pembuahan untuk menghasilkan embrio dan cadangan makanan. 

          Angiospermae adalah tumbuhan vaskular yang memiliki bunga dan buah dengan bijinya tertutup, dimana bijinya dibungkus oleh ovarium. Pada proses pembuahan pertama akan menghasilkan zigot dan proses kedua akan menghasilkan endosperma (cadangan makanan). Proses pembuahan ganda diawali dengan serbuk sari yang jatuh dan merekat di kepala putik. Serbuk sari kemudian tumbuh menjadi buluh serbuk putik yang didalamnya ada satu inti vegetatif dan dua  inti generatif. Kemudian buluh serbuk sari akan menuju ruang bakal biji dengan inti vegetatif sebagai petunjuk jalan. Setelah sampai serbuk sari di dalam bakal biji, inti vegetatif ini akan mati. Inti generatif satu akan membuahi ovum untuk menghasilkan zigot sedangkan pada inti generatif dua akan membuahi inti kandung lembaga sekunder yang berguna untuk menghasilkan cadangan makanan atau endosperm bagi calon individu baru. Berikut ini adalah skema pembuahan ganda pada tumbuhan durian sama dengan tumbuhan angiospermae lainnya.

 

C:\Users\Asus\Downloads\photo6334616693749427928.jpg

 

 

 

HABITAT TANAMAN DURIAN

          Pohon durian memiliki habitat asli berupa hutan di wilayah yang beriklim tropis. Pohon durian tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 800 mdpl. Wilayah yang memiliki kelembapan antara 50-80% merupakan tempat yang cocok untuk pertumbuhan pohon durian. Pohon durian tumbuh dengan baik di tempat yang memiliki suhu 25-320C. Intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan untuk pertumbuhan pohon buah ini berkisar 45-50%. Pohon durian tumbuh alami di hutan Pulau Kalimantan dan Pulau sumatera. Selain di Indonesia, wilayah sebaran pohon ini mencakup hutan di Malaysia.

 

 

 

BUDIDAYA TANAMAN DURIAN

          Durian tumbuh baik pada daerah tropika basah, dengan curah hujan ideal adalah 2000 mm pertahun dan tersebar merata sepanjang tahun. Lama bulan basah sampai 9-10 bulan. Musim kering lebih dari tiga bulan akan mengganggu pematangan durian. Ketinggian ideal adalah 100-500 dari permukaan air laut. Bila ditanam pada tempat yang lebih tinggi akan terjadi penurunan kualitas. Durian tumbuh baik pada durian dengan pH netral. Durian menghendaki tanah dalam, dengan drainase karena akar durian peka dengan genangan air.

a. Pengolahan Tanah

  1. Bersihkan tanah dari rerumputan batang serta kayu yang ada di sekitarnya, kemudian dibajak atau dicangkul.
  2. Buat parit-parit drainase di sekitar kebun bila drainase kurang baik.
  3. Lakukan pengolahan tanah menjelang atau sebelum hujan.

b. Penanaman

  1. Buat lubang tanah pada jarak 10-12 m x 10-12m.
  2. Gali lubang dengan ukuran 80 x 80 x 70 atau 70 x 70 x 60 cm.
  3. Siapkan lubang tanah 2-4 minggu sebelum tanam.
  4. Tempatkan tanah galian atas (pada kedalaman lebih kurang 20 cm) di sisi lubang secara terpisah dari lapisan bawah, lalu campur pupuk kompos/ pupuk kandang + 30 kg/ lubang dan biarkan 2-3 minggu.
  5. Letakkan bibit di tempat lubang tanam sejajar dengan permukaan tanah dan buka keranjang atau polybag secara hati-hati.
  6. Perhatikan mata tunas okulasi pada bibit menghadap ke arah timur.
  7. Tutup lubang tanam dengan tanah lapisan atas dan lapisan bawah kemudian padatkan dan ratakan.
  8. Tanam bibit pada awal hujan dan beri naungan untuk menghindari sengatan matahari, guyuran hujan, dan terjangan angin kencang.
  9. Tutup tanah di sekitar tanaman dengan jerami agar kelembapan tanah tetap stabil.
  10. Bongkar naungan setelah tanaman berumur 3-5 tahun.

c. Pemeliharaan

  1. Siram setiap hari (tergantung cuaca) pada awal pertumbuhan, selanjutnya lakukan 1-3 kali selama seminggu di musim kemarau, terutama ketika tanaman berbuah. Kekurangan air akan mengakibatkan buah rontok.
  2. Beri NPK 500g pada usia 1 tahun.  Jumlah pupuk meningkat setiap tahun, 1 kg NPK pada umur 2 tahun, 2 kg NPK pada usia 4 tahun.
  3. Tempatkan pupuk pada rorak (selokan) melingkari tanaman dengan kedalaman 10-15 cm. Lingkaran berubah mengikuti  tanaman dan tajuk pohon. Taburkan pupuk secara merata ke rorak dan tutup kembali dengan tanah.
  4. Kendalikan hama penggerek buah, perusak batang dan perusak daun pada tanaman muda dengan insektisida (misalnya  Sumithion atau Thiodan EC dengan dosis 2 liter). Lakukan penyuntikan dengan pestisida sistemik pada tanaman tua.

 

 

 

MANFAAT TANAMAN DURIAN

a. Ekonomi

  1. Daging buah durian dapat dimakan langsung.
  2. Kayu durian digunakan sebagai furniture rumah.
  3. Jika durian banyak dan jenisnya bervariasi, dapat membuat tempat wisata kebun durian.

b. Kesehatan

  1. Daun durian bisa digunakan sebagai obat demam. Caranya dengan gerus daun durian segar dan dibalurkan ke tubuh penderita.
  2. Akar durian bisa juga digunakan sebagai obat demam. Caranya dengan meminum air rebusannya atau ditumbuk dan dioleskan ke tubuh penderita.
  3. Daun durian bisa digunakan untuk  mengobati infeksi. Caranya dengan meneteskan air rebusan daun durian ke luka bagian tubuh, bias juga daun durian ditumbuk hingga lembut, kemudian ditempelkan pada luka luar dengan membalutnya dengan perban.

c. Industri

  1. Buah durian bisa dijadikan sebagai olahan kue. Contohnya kue sus durian, pie durian, durian klapertart, dan lain-lain.
  2. Kayu durian bisa dijadikan sebagai bahan baku mebel (perlengkapan rumah).
  3. Kulit durian bisa dibuat menjadi kerajinan tangan. Contohnya aksesoris atau perhiasan, boneka, dan lain-lain.

d. Lingkungan dan Ekosistem 

  1. Buah dan daun durian dapat dimakan oleh hewan / serangga. 
  2. Pohonnya dapat dijadikan sarang / tempat tinggal hewan. Contohnya tupai, burung, ular dan lain lain.
  3. Bagian durian yang sudah membusuk (daun, buah, batang, dan bunga) dan jatuh / sudah di tanah dapat dijadikan pupuk untuk tumbuhan durian itu sendiri maupun tumbuhan lain.
  4. Pohon durian juga bisa menyerap karbondioksida (CO2) dan mengeluarkan oksigen (O2).

 

 

 

SUMBER

Lingkungan SMAN 7 Purworejo

https://www.google.com/search?q=klasifikasi+durian&sxsrf=APq-WBsNXLXZwpxPiD04GG_JxVquX3ZOTA%3A1645068657372&ei=ccENYqmVFoCC4-EPpKeS2As&oq=klasifikasi+durian&gs_lcp=Cgdnd3Mtd2l6EAEYADIKCAAQgAQQRhD7ATIFCAAQgAQyBQgAEIAEMgUIABCABDIFCAAQgAQyBQgAEIAEMgYIABAWEB4yBggAEBYQHjIGCAAQFhAeMgYIABAWEB46BAgAEEc6BwgAEEcQsAM6BwgAELADEEM6BwgAELEDEEM6CwguEIAEELEDEIMBOgQIABBDOgcILhCxAxBDOggILhCxAxCDAUoECEEYAEoECEYYAFDPGFj1K2CUN2gCcAJ4AIABdIgBsQWSAQM1LjKYAQCgAQHIAQrAAQE&sclient=gws-wiz

https://rimbakita.com/pohon-durian/

https://media.neliti.com/media/publications/175214-ID-karakterisasi-morfologi-tanaman-durian-s.pdf

https://www.gbif.org/species/7502854 

 

 

 


Guru Pembimbing: Dra. Asiyah

Konten: Aditya Zaki G.F (X MIPA 3), Nabila Veryta S (X MIPA 3)

Editor: Zahra Aptari

Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira

 

TA 2021/2022

Tanjung Pustaka SMA Negeri 7 Purworejo
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Tanjung Pustaka sudah terotomasi dan akses katalog online dengan menggunakan opensource SLiMS versi Bulian. Pemustaka juga bisa mengakses layanan Ebook di Digital Library dan mengunduh aplikasi Tanjung Pustaka E Library yang bisa diakses menggunakan Komputer dan Smartphone.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?