1. Tangkai
Tangkai bunga , yang muncul menjelang akhir kehidupan tanaman, sekitar 8 hingga 10 tahun setelah tanam, tumbuh hingga 12,2 meter (40 kaki) dan menghasilkan bunga putih dengan panjang sekitar 3,8 cm (1,5 inci). Rami Mauritius tidak memiliki akar tunggang, hanya akar lateral, dan banyak akar halus.
2. Daun
Tanaman ini memiliki daun berbentuk tombak yang tumbuh langsung dari batang tanaman pendek membentuk roset padat, dan daun bertekstur lembut halus. Daun tanaman berwarna hijau atau kuning-hijau dengan bentuk linear-lanset atau oblanceolate, runcing pada ujungnya, dan berdaging dengan serat seperti benang paralel. Lebar daun dapat mencapai 25 cm lebar, memiliki duri marjinal pada bagian ujungnya. Bunga terminal mengandung banyak jumbai, harum, putih, putih-kehijauan, hijau- kekuningan, atau pucat hijau-kebiruan, panjang bunga 2,5-3,3 cm dengan 1,0-1,8 cm lebar. Bunga membuka sedikit demi sedikit dalam beberapa minggu.
Habitat asli Furcraea foetida berasal dari daerah tropis di Brasil (Amerika Selatan), Furcraea foetida tumbuh di lingkungan yang hangat dan basah. Rami Mauritius dapat ditanam sepanjang tahun.
Furcraea foetida dapat berbunga kapan saja dalam setahun, pembungaan dimulai ketika tanaman mencapai ukuran dan kekuatan yang cukup untuk mendukung besar tangkai bunga. Tanaman mati sekitar 1 tahun setelah terjadinya pembungaan atau yang biasa disebut monokarpik, yang berarti setelah berbunga ia mati. Namun sebelum melakukannya, sisakan banyak bibit di sepanjang paku yang bisa ditanam di pot atau di tempat lain di kebun.
Cara terbaik untuk membesarkan Furcraea foetida adalah dengan menempatkan anakan di pot-pot campuran. Sekelompok anakan ditanam di Puerto Rico tumbuh dengan cepat tanpa kematian, mencapai rata-rata 17,8 + 0,4 cm tinggi dalam 1 bulan, dan siap untuk dikeluarkan dalam 1 sampai 2 bulan. Tanaman baru membutuhkan perlindungan dari gulma selama beberapa bulan, tapi setelah itu tanaman membutuhkan sedikit perawatan. Tanaman ini akan tumbuh subur selama andda tidak membiarkan kakinya basah. Tumbuhan ini sangat suka mengering di sela-sela penyiramandan menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik, tahanhingga sekitar 35 derajat. Mudah ditanam di tanah yang kaya dan dikeringkan dengan baik dalam cahaya yang disaring. Membutuhkan perlindungan dari terik matahari, embun beku atau angin. Irigasi sedikit. Panas, kelembaban dan toleran kekeringan. Individu tanaman mungkin dapat hidup 5 sampai 20 tahun tergantung pada pertumbuhan kondisi lingkungan, Furcraea foetida jarang tumbuh secara liar dan menginvasi kawasan sekitarnya sehingga tidak memerlukan kontrol yang intensive. Tumbuhan ini dibudidayakan secara luas untuk mendapatkan seratnya, yang kemudian menjadi nama populernya sekarang. Spesies ini telah dibudidayakan secara luas. Naturalisasi telah berhasil dilakukan di beberapa tempat seperti Florida, Hawaii, Pulau Marquesas, Polinesia, Tonga, dan banyak tempat lainnya termasuk Indonesia.
a. Lingkungan
b. Kesehatan
Lingkungan SMA Negeri 7 Purworejo
Wikipedia, 'Furcraea foetida' https://en.m.wikipedia.org/wiki/Furcraea_foetida , diakses pada 8 Februari 2022 pukul 18.30
Gary Gragg, 'Furcraea foetida' https://youtu.be/UG1qqL84bKw , diakses pada 8 Februari 2022 pukul 19.00
What Plant is that, Paul?, 'FURCRAEA FOETIDA 'MEDIOPICTA' / A close relative to the Agave / MASSIVE FLOWER STALK' https://youtu.be/10tIrV3POBE , diakses pada 8 Februari 2022 pukul 19.05
Encyclopaedia Britannica, 'Rami Mauritius | tumbuhan dan serat' https://delphipages.live/id/ilmu/tanaman/tanaman-berbunga/mauritius-hemp , diakses pada 9 Februari 2022 pukul 19.38
Jon Vanzile, 'How To Grow Mauritius Hemp' https://www.thespruce.com/grow-mauritius-hemp-indoors-1902848 , diakses pada 9 Februari 2022 pukul 22.19
The Editors of Encyclopaedia Britannica, 'Mautitius hemp' https://www.britannica.com/plant/Mauritius-hemp , diakses pada 9 Februari 2022 pukul 22.25
https://www.gbif.org/species/2769796
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Eki Rahma Nur Adha (X MIPA 4)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022