1. Akar
Sistem dari akar dikotil yang tunggang disebabkan oleh akar kecambahnya mengalami pertumbuhan secara terus menerus, bagian pangkal akar mempunyai ukuran yang lebih besar dari bagian ujung akar utama namun meskipun tunggang, akarnya tersebut tetap mempunyai cabang meskipun tidak serabut.
2. Batang
Tabebuya merupakan kelompok tumbuhan besar dan dapat tumbuh mencapai ketinggian 5 meter bahkan 50 meter. Batangnya berwarna cokelat dan kulit batangnya agak terkelupas.
3. Daun
Daun tabebuya berjenis majemuk, pada setiap tangkai daun mempunyai sekitar 3 sampai 7 helai daun. Bunga tabebuya tumbuh secara bergerombol pada satu tangkai dengan warna yang bervariasi. Mulai dari kuning, oranye, pink muda, pink tua merah, magenta, dan putih. Warna ini tergantung jenis spesies dari pohon tabebuya.
4. Bunga
Tanaman Tabebuya memiliki bunga yang berbeda-beda warna. Ada warna kuning dan berbentuk terompet, ada juga yang berwarna pink, ungu, bahkan merah tua. Banyak sekali varian tabebuya dari berbagai negara dalam genus handroanthus dan tabebuia dengan warna bunganya yang beraneka macam, tetapi varian yang sering dijumpai di Indonesia adalah yang bunganya berwarna kuning dengan panjang 3-11 cm, berbentuk terompet dan bergerombol. Setiap spesies pohon tabebuya memiliki warna yang berbeda-beda, saat ini warna yang banyak dikenal adalah putih, merah muda, kuning, kuning jingga, magenta, plum, dan ada yang merah. Terdapat motif garis warna ungu di dalam bunganya. Tabebuya pada musim berbunganya mampu menghasilkan jumlah bunga yang sangat banyak dan tidak putus sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan. Bahkan sekarang ini musim pembungaan tanaman ini dapat diatur melalui manipulasi pola pemupukan. Bunga tabebuya tumbuh secara bergerombol pada satu tangkai dengan warna yang bervariasi. Mulai dari kuning, oranye, pink muda, pink tua merah, magenta, dan putih. Warna ini tergantung jenis spesies dari pohon tabebuya. Panjang bunga antara 3 cm hingga 11 cm.
5. Biji dan Buah
Tanaman Tabebuya memiliki buah yang menyerupai buah pohon kapuk, ukuranya jauh lebih kecil. Didalam buah tersebut jika sudah tua buahnya akan terpecah dan berguguran bijinya ketanah, setelah itu jika biji tersebut tidak anda semai maka akan tumbuh alami di sekitar pohon induknya. Uniknya biji tabebuya memiliki sayap di pinggir kanan dan kiri kulit biji tersebut.
Di daerah dengan iklim kering, sehingga tanaman ini memiliki ketahanan hidup yang tinggi dalam cuaca kering. Hal ini sangat sesuai karena tanaman penghijauan umumnya dihadapkan pada kurangnya penyiraman disaat musim kemarau. Habitat asli Tabebuya di Brasil berada di daerah dengan iklim kering, sehingga tanaman ini memiliki ketahanan hidup yang tinggi dalam cuaca kering. Hal ini sangat sesuai karena tanaman penghijauan umumnya dihadapkan pada kurangnya penyiraman disaat musim kemarau. Pohon ini adalah pohon hias populer yang dapat tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah subtropis dan tropis. Tabebuya adalah pohon dengan pemeliharaan rendah, dimana pemangkasan dibutuhkan hanya untuk menghilangkan tangkai yang mati atau rusak. Jarang ada hama atau penyakit yang mengganggu tanaman ini.
a. Reproduksi Generatif
Perkembangbiakan generatif disebut juga perkembangbiakan secara kawin (seksual). Organ reproduksi jantan dan organ reproduksi betina akan menghasilkan sel gamet. Apabila sel gamet ini bertemu dalam proses reproduksi, maka ada peleburan yang dinamakan pembuahan. Pada tumbuhan biji tertutup, pembuahan didahului oleh penyerbukan, yaitu menempelnya serbuk sari ke kepala putik. Pembuahan akan menghasilkan biji. Biji tumbuhan yang jatuh di tanah atau lokasi yang cocok dapat berkembang hingga menjadi tumbuhan baru.
b. Reproduksi Vegetatif
Reproduksi dapat dilakukan engan stek batang.
Semaikan biji dengan kedalam 3 kali diameter biji dan letakkan di tempat dengan sinar matahari cukup. Pindahkan biji ke polybag dengan campuran kompos dan tanah dengan perbandingan 1:1 bila sudah keluar 3 hingga 4 daun. Biarkan tanaman tabebuya hingga setinggi 50-70 cm di polybag sebelum dipindahkan ke taman.
a. Menanam Tanaman Tabebuya
Proses penanaman Tabebuya dapat dilakukan melalui semai biji atau langsung setelah batang besar hidup, Pada intinya ditinjau dari kebutuhan tujuan penanaman. Jika ingin membuat elemen taman secara instan penanaman dilakukan dengan membeli tanaman yang sudah besar kemudian mendongkelnya dan emindahkan ke lahan yang baru. Jika untuk pembudidayaan dilakukan pengembangbiakkan melalui penanaman biji Tabebuya.
b. Menanam dan Menyemai Biji Tabebuya
Semai biji dilakukan dengan menanam tabebuya dengan cara mengambil biji yang sudah tua, tanda biji sudah tua ditandai dengan biji yang ada dipohon tabebuya berguguran atau kulit buah yang menutupi biji sudah mengering. Setelah itu biji tabebuya siap dilakukan penyemaian, sebenarnya tanaman ini mudah hidup dan tahan terhadap segala cuaca untuk iklim di Indonesia tabebuya sangat cocok untuk dikembangkan.
1. Penyembuh luka
Daun dari pohon bunga tabebuya sering kali dimanfaatkan untuk mengobati luka, bahkan menurunkan panas. Merupakan sumber tanaman herbal, pohon ini juga dimanfaatkan sebagai penambah sel darah secara alami bagi pasien pengidap anemia.
2. Mengobati flu
Akar pohon bunga tabebuya cenderung kering dan di beberapa negara dimanfaatkan sebagai bahan pembuat teh yang disebut tahibo. Walau rasanya kurang menyenangkan, namun minumn ini bisa mengobati flu yang sering menyerang ketika cuaca lebih dingin.
3. Dimanfaatkan untuk pupuk
Bunga dari pohon tabebuya dapat dijadikan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman. Caranya cukup mudah, yakni dengan mengumpulkan bunga dari pohon tabebuya yang telah berjatuhan, kemudian diamkan selama beberapa hari. Setelah mengalami pembusukan, maka bunga tersebut bisa dijadikan pupuk. Terlepas dari semua manfaat yang telah disebutkan di atas, penggunaan pohon bunga tabebuya sebagai pengobatan herbal bisa juga berbahaya. Pasal, komponen aktif di dalam tanaman tersebut juga mengandung racun yang bisa mematikan jika diolah dengan keliru.
Lingkungan SMA Negeri 7 Purworejo
https://www.nparks.gov.sg/FloraFaunaWeb/Flora/3/1/3168
https://www.gbif.org/species/4092405
https://id.wikipedia.org/wiki/Tabebuya
https://lenteratoday.com/inilah-10-fakta-bunga-tabebuya/
https://www.dekoruma.com/artikel/107381/fakta-unik-pohon-tabebuya
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Hudzaifah Dean Putra (X MIPA 1), Bima Dani Prasetya (X MIPA 2), Rafid Hylmi Adani (X MIPA 2)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum., Sophia Saphira
TA 2021/2022