
1. Akar

Akar: termasuk bunga yang berakar tunggang yang memiliki warna coklat muda.
2. Batang
Batang: berbentuk bulat, keras berkayu, diameternya mencapai kurang lebih 9 cm, batang mudanya berwarna ungu setelah tua menjadi putih kotor.
3. Daun
Daun: berdaun tunggal, tepi daun beringgit unik, ujungnya runcing, berpangkal tumpul, memiliki panjang daun 10-16 cm dan lebarnya mencapai 5-11 cm. Warnanya ada yang hijau muda dan hijau tua.

4. Bunga
Bunga: berbunga tunggal, bentuknya menyerupai terompet, terletak di ketiak daun, kelopaknya berbentuk semacam lonceng, berwarna hijau kekuningan.

Kembang sepatu adalah tumbuhan asli daerah tropis di dataran Asia, kemudian tanaman ini menyebar di berbagai negara sampai ke Eropa. Kembang sepatu termasuk tanaman perdu dengan ketinggian antara 4–8 m. Memiliki batang yang berstruktur keras, serta bercabang banyak.
a. Pencahayaan
Jika Anda tinggal di daerah dengan cuaca yang relatif sejuk, maka tanaman kembang sepatu akan tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari penuh. Namun demikian, dalam cuaca yang panas dan kering, tanaman kembang sepatu sebaiknya diletakkan di lokasi yang mendapat naungan sebagian. Lihat Foto Ilustrasi kembang sepatu(Unsplash/suba nishanth) Apabila tanaman kembang sepatu di pekarangan rumah secara konsisten berbunga, maka tandanya tanaman bahagia dengan kondisi hidupnya. Akan tetapi, bila tanaman kembang sepatu tidak menghasilkan kuncup atau tidak berbunga, maka cobalah untuk memindahkannya ke area yang mendapat lebih banyak sinar matahari.
b. Tanah
Jika Anda menanam tanaman kembang sepatu dalam pot, gunakan media tanam yang dikeringkan dengan baik. Di luar ruangan, tanah harus memiliki banyak bahan organik. Tanah untuk tanaman kembang sepatu, baik di pot maupun di pekarangan rumah, harus dapat menyerap air dengan baik untuk menghindari risiko penyakit busuk akar.
c. Air
Kembang sepatu adalah tanaman yang akan berkembang dan menghasilkan bunga hanya jika diberi cukup air. Tergantung pada panas, angin, dan kelembaban di lingkungan Anda, tanaman kembang sepatu mungkin perlu disiram setiap hari, atau bahkan dua kali sehari dalam kondisi yang sangat kering. Biasanya, tanaman kembang sepatu tropis berkembang paling baik dengan satu hingga dua inci air per minggu. Jika tanaman kembang sepatu Anda daunnya rontok, atau Anda melihat daun yang menguning di bagian atas tanaman, kemungkinan itu tidak mendapatkan cukup air. Demikian juga jika tanaman kembang sepatu memiliki daun yang menguning di tengah atau di bagian bawah tanaman, kemungkinan ia memperoleh terlalu banyak air.
d. Suhu dan Kelembapan
Tanaman kembang sepatu lebih menyukai suhu rata-rata antara 12 hingga 21 derajat celcius. Suhu yang terlampau tinggi bisa menyebabkan kuncup dan daun rontok.
e. Pupuk
Saat Anda membeli tanaman kembang sepatu dalam pot, kemungkinan ada pupuk slow-release yang tercampur ke dalam tanah, sehingga tidak perlu diberi pupuk tambahan dalam beberapa bulan pertama. Setelah itu, pemberian pupuk secara teratur dengan pupuk emulsi ikan yang diencerkan akan membuatnya mekar dengan penuh semangat.
f. Pemangkasan
Pemangkasan akan membantu menjaga kembang sepatu berbunga saat kuncup terbentuk pada pertumbuhan baru yang telah dirangsang oleh pemangkasan, dan menghilangkan beberapa cabang dapat memberikan cahaya yang sangat dibutuhkan. Pangkas tanaman kembang sepatu yang ditanam di pot sebelum dibawa ke dalam ruangan saat musim hujan. Anda juga perlu sekaligus membasmi hama serangga pada tanaman menggunakan minyak nimba, deterjen cair, atau dengan menyemprotkan air. Lihat Foto Ilustrasi bunga sepatu, kembang sepatu atau hibiscus.
g. Memperbanyak tanaman kembang sepatu
Anda dapat memperbanyak kembang sepatu dari stek batang lunak yang diambil setelah tanaman mulai tumbuh aktif. Sebaiknya gunakan hormon perakaran, dan pastikan stek tidak terkena sinar matahari langsung sampai tumbuh aktif. Ini dapat membantu untuk mengemas stek untuk menjaga kelembaban dan mempertahankan panas saat mereka membangun akar.
h. Pot dan mengganti media tanam
Untuk produksi bunga yang konsisten dalam penanaman di pot, pastikan untuk menghindari pot yang sangat dalam, yang dapat menyebabkan tanaman menghabiskan energinya untuk pengembangan akar dengan mengorbankan produksi bunga. Bentuk pot yang ideal adalah yang cukup lebar tetapi relatif dangkal.
Berkembang biak dengan cara stek, pencangkokan, dan penempelan.
Berikut ini adalah manfaat kembang sepatu untuk kesehatan
http://eprints.ums.ac.id/26194/2/BAB_I.pdf
https://yoursay.suara.com/health/2021/08/17/170000/9-khasiat-bunga-sepatu-untuk-kesehatan
https://www.gbif.org/species/3152559
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Raihan Dhiya Fauzan (X MIPA 1), Ade Fajar Wibowo (X MIPA 3), Muhammad Ghazy Nur I'zaaz (X MIPA 3)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022