Tanjung Pustaka SMA Negeri 7 Purworejo

Berwawasan Global Berkepribadian Nasional Berprestasi Handal

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Hibiscus tiliaceus (Pohon Waru)


 

Yuk Mengenal Pohon Waru dengan Nama Latin Hibiscus tiliaceus -  Ciriciripohon.com

 

 

 

KLASIFIKASI TANAMAN WARU

  1. Kingdom : Plantae 
  2. Divisi : Magnoliophyta 
  3. Kelas : Magnoliopsida
  4. Ordo : Malvales
  5. Famili : Malvaceae 
  6. Genus : Hibiscus
  7. Spesies : Hibiscus tiliaceus L.

 

 

 

MORFOLOGI TANAMAN WARU

1. Akar

          Pohon waru termasuk ke dalam sistem perakaran tunggang. Sistem dengan perakaran tunggang adalah dimana akar pokok dari tumbuhan yang diamati dapat dibedakan dengan jelas dari cabang- cabangnya. Hal ini dikarenakan pertumbuhan cabang tidak sama cepatnya dengan pertumbuhan akar pokok, sehingga batang akar atau akar pokok dapat dibedakan dari cabang-cabangnya. Pada sistem perakaran tunggang, akar lembaga pada tumbuhan ini terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Akar pokok yang berasal dari akar lembaga ini disebut dengan akar tunggang (radix primaria), susunan akar yang demikian ini biasanya hanya terdapat pada tumbuhan berkeping dua (Dikotil) dan tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae).

 

Jual akar pohon waru pres pr 1kg Indonesia|Shopee Indonesia

 

2. Batang

           Pohon waru tumbuh dan menempati habitat di daerah tropis bertanah subur. Jika ditanam sesuai dengan habitatnya, maka pohon waru cenderung memiliki pertumbuhan batang lurus. Namun jika ditanam di tanah yang tidak cukup subur, maka batang tanaman akan sedikit bengkok dengan ukuran daun lebih lebar dan panjang. Pohon waru mempunyai batang yang mampu tumbuh mencapai ketinggian antara 5-meter hingga 15 meter. Ciri dari batang waru adalah berkayu keras, berbentuk bulat, terdiri dari banyak cabang dan berwarna kecoklatan.

 

8 Ciri Ciri Pohon Waru - Garda Nasional

 

3. Daun

          Daun pohon waru termasuk dalam jenis daun tunggal dengan tangkai dan bentuk layaknya jantung atau bulat telur berdiameter 19 cm. Daun tanaman ini memiliki tulang menjari berwarna hijau yang di bagian bawahnya terdapat rambut berwarna abu-abu.

 

Air Rebusan Daun Waru Tak Bisa Disepelekan, Khasiatnya Luar Biasa

 

4. Bunga

         Bunga waru memiliki tandan yang di dalamnya terdapat 2 sampai 5 bunga serta 8 hingga 11 buah tajuk. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bunga pohon waru berwarna kuning cerah dengan bercak keunguan di bagian pangkal mahkota dalam. Saat bunga ini mulai tua, warnanya akan mengalami perubahan menjadi kuning kemerahan.

 

8 Manfaat Daun Waru untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

 

5. Buah dan Biji

          Buah waru cenderung berbentuk bulat layaknya telur yang diselimuti rambut tebal. Umumnya, buah ini terbagi menjadi lima ruang dengan panjang sekitar 3 cm, berwarna coklat, dan memiliki biji berukuran kecil kecoklatan.

 

 Kaya Manfaat, Inilah Aneka Ramuan Pohon Waru dari Berbagai Bahannya -  Ciriciripohon.com

 

 

 

HABITAT TANAMAN WARU

          Habitat pohon waru membuat sebuah pohon waru bisa hidup dengan sendirinya atau disebut sebagai hidup secara alami. Namun bukan berarti pohon waru tidak bisa hidup di kecuali habitat-habitat yang akan disebutkan ini. Sebab kita sebagai manusia juga bisa membudidayakannya, budidaya ini pun tak perlu dilakukan di habitat aslinya. Berikut beberapa titik habitat pohon waru.

a. Pantai

          Habitat utama atau titik yang paling sering dijumpai pohon waru tumbuh dengan sendirinya adalah tepi pantai. Tidak sulit untuk menemukan pohon waru di tepi pantai pantai yang ada di dalam cakupan Afro Eurasia, bahkan di Indonesia sekalipun. Pasti ada satu pantai di setiap daerah di Indonesia yang ditumbuhi pohon waru.

b. Sungai

          Jangan kaget jika Anda menemui pohon waru yang berada ada di dalam sungai. Sebab memang terkadang akar dari pohon waru berada di permukaan sungai, yang mana membuat pohonnya terkesan seperti berasal dari dalam sungai.

c. Rawa-rawa bakau

         Titik selanjutnya yang dinilai sebagai salah satu habitat pohon waru adalah di sekitar rawa-rawa bakau. Ada kandungan mineral di tanah sekitar rawa rawa bakau yang membuat pohon waru bisa tumbuh dengan baik. Ia bisa tumbuh secara alami, dan bisa terus tumbuh tanpa bantuan manusia. 

d. Hutan hujan tropis

           Habitat-habitat di atas selalu memiliki unsur air juga bisa dikatakan selalu berada di lokasi yang dekat dengan sumber air. Habitat yang cukup berbeda dari habitat sebelumnya akan Anda temui di poin ini.

e. Danau

          Terakhir habitat pohon waru adalah di tepi danau. Mungkin Anda tidak perlu kaget setelah mengetahui habitat ini, karena hampir serupa dengan habitat-habitat sebelumnya. Tidak sulit bagi pohon Waru untuk tumbuh secara alami di tepi danau karena dekat dengan sumber air. Terlebih jika danau tersebut memang luas dan memiliki cuaca yang mendukung, pastilah ditemui beberapa pohon waru sekaligus.

 

 

 

REPRODUKSI TANAMAN WARU

          Pohon waru dapat berkembangbiak dengan cara vegetatif atau tanpa perkawinan. Perkembangbiakan vegetatif adalah cara berkembang biak tanpa adanya proses perkawinan. Pada tanaman, perkembangbiakan vegetatif bisa dilakukan secara alami dan buatan. Sebagai makhluk hidup, tumbuhan juga mengalami perkembangbiakan untuk mempertahankan populasinya. Waru dapat diperbanyak dengan distek. Namun, aslinya tumbuhan ini diperbanyak dengan biji. Memakai stek untuk perkembangbiakan waru agak sulit, karena tunas akan mudah sekali terpotong.

 

 

 

BUDIDAYA TANAMAN WARU

a. Budidaya pohon waru dengan benih

1. Mendapatkan Biji

          Tentu saja jika Anda memilih cara ini Anda harus bisa mencari biji benihnya sendiri. Caranya mudah, Anda hanya perlu mencari buah pohon waru yang sudah mengering. Dari buah yang sudah mengering tersebut, ambil bijinya. Anda bisa mengambil berapapun biji yang Anda butuhkan. Sebab nantinya, satu biji akan memberikan satu pohon yang bisa dirawat hingga besar.

2. Menjemur Biji

          Tidak langsung disemai, terlebih dahulu Anda harus menjemur biji-biji yang Anda dapat tadi. Proses menjemur ini tidak lama, namun lakukanlah di waktu yang tepat. Saat matahari bersinar penuh, jemur biji ini hanya dalam satu jam saja. setelah satu jam, pindahkan biji-biji waru ke tempat yang teduh.

3. Merendam Biji

           Merendam biji tujuannya adalah untuk menyeleksi biji mana yang bisa memberikan Anda pohon yang baik. Sebelum malam datang, persiapkan wadah yang di dalamnya sudah ada air hangat. Masukkan semua biji ke dalamnya, kemudian tunggu sampai pagi tiba. Saat pagi tiba, jadikan biji yang tetap tenggelam untuk disemai, dan buang biji yang terapung.

4. Menyiapkan Media Semai

          Langkah budidaya pohon waru selanjutnya adalah menyiapkan media semuanya. Alat dan bahan yang Anda butuhkan tidak sulit dicari, Anda hanya membutuhkan polybag kecil, tanah gembur, dan pupuk sangkar.

5. Menyemai Biji

          Jika media semai sudah siap, maka masukkan satu biji ke satu polybag media semai. Tidak perlu terlalu dalam memasukkan bijinya, bisa Anda kira-kira sebaiknya setinggi setengah tanah dalam polybag saja. Terus sirami biji ini sebanyak dua kali dalam sehari (sore dan pagi) sampai tingginya mencapai 15 sentimeter. Jika sudah setinggi itu, selanjutnya bisa Anda sirami satu kali saja dalam satu hari. Tanaman waru siap dipindah ke lahan tanah yang sebenarnya jika tingginya sudah mencapai 30 sampai 40 sentimeter.

6. Menyiapkan Lahan

           Waru adalah tanaman yang akan tumbuh menjadi pohon besar sehingga biasa difungsikan sebagai peneduh. Karenanya Anda harus tahu berapa ukuran lahan yang dibutuhkannya. Gali lubang tanah berbentuk kotak dengan panjang sisi kurang lebih 40 sentimeter untuk satu pohon, sedangkan tingginya bisa Anda buat 40 atau 50 sentimeter saja. Beri jarak sekitar 4, 5, atau 6-meter antara satu pohon dengan pohon lainnya. Karena jika tidak, saat tumbuh besar nanti mereka antara satu pohon dengan pohon lainnya bisa saling mengganggu.

b. Budidaya pohon waru dari bibit

           Caranya adalah dengan membeli bibit waru di toko tanaman, membawanya pulang, dan memindahkannya ke lahan yang sebenarnya. Buat galian lubang tanah berbentuk persegi dengan panjang 40 centimeter dan dalam sekitar 40 sampai 50 sentimeter. Hilangkah polybag dari toko dan pindah tanaman waru ke dalam galian lubang tersebut. Dalam budidaya pohon waru ini sebaiknya siram air sebanyak dua kali dalam satu hari selama dua minggu ke depan. 

 

 

 

MANFAAT TANAMAN WARU

a. Ekonomi

  1. Untuk pakan ternak saat musim kemarau.
  2. Daun dapat digunakan untuk membungkus tempe
  3. Daun yang berguguran dapat dijadikan kompos

b. Industri

  1. Dapat dijadikan kerajinan seperti furnitur, kotak paket, dsb.
  2. Dapat dijadikan bahan bangunan
  3. Dapat dijadikan bahan palet

c. Kesehatan

  1. Mengobati bisul
  2. Meringankan batuk
  3. Menurunkan gejala demam
  4. Meredakan radang sendi
  5. Obat alternatif tumor dan kanker

d. Lingkungan

  1. Membantu menyerap air saat hujan, sehingga tidak terjadi banjir, tanah longsor, ataupun bencana alam lainnya. 
  2. Pohon juga menghasilkan oksigen yang sama dibutuhkan oleh makhluk hidup lainnya.

 

 

 

SUMBER

Lingkungan SMA N 7 Purworejo

https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-waru/

https://www.ciriciripohon.com/2020/05/begini-ciri-pohon-waru-kecil-dan-dewasa.html

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fshopee.co.id%2Fakar-pohon-waru-pres-pr-1kg-i.394991024.7089815231&psig=AOvVaw1Qf534CUkZ5StNBj0pcQiX&ust=1644672463830000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCLjK-8Hg9_UCFQAAAAAdAAAAABAD

https://www.ciriciripohon.com/2020/05/di-mana-habitat-pohon-waru-inilah-5.html

https://www.ciriciripohon.com/2020/05/bagaimana-budidaya-pohon-waru-untuk.html

https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-waru/

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.gardanasional.id%2F2020%2F11%2Fciri-ciri-pohon-waru.html&psig=AOvVaw1WB8kGOVwWHvFVtgCpYc9J&ust=1644675844770000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCNDb7Y7t9_UCFQAAAAAdAAAAABAF

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.genpi.co%2Fkesehatan%2F106260%2Fair-rebusan-daun-waru-tak-bisa-disepelekan-khasiatnya-luar-biasa%3Fpage%3D2&psig=AOvVaw15D6bEXSqWMQYEusdtG5EB&ust=1644675903362000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCPDhwq3t9_UCFQAAAAAdAAAAABAR

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Fartikel%2Fmanfaat-daun-waru-yang-akan-membuat-anda-kagum&psig=AOvVaw15D6bEXSqWMQYEusdtG5EB&ust=1644675903362000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCPDhwq3t9_UCFQAAAAAdAAAAABAc

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.ciriciripohon.com%2F2020%2F06%2Fdeskripsi-tentang-biji-pohon-waru-dan.html&psig=AOvVaw0bV8XxKVQFbxGQD_XHWRXD&ust=1644676008463000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCKCh5t7t9_UCFQAAAAAdAAAAABAQ

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FFile%3AThespesia_populnea_from_Tirupur_IMG_20180815_131551.jpg&psig=AOvVaw0bV8XxKVQFbxGQD_XHWRXD&ust=1644676008463000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCKCh5t7t9_UCFQAAAAAdAAAAABA4

https://www.cendananews.com/2019/04/kaya-fungsi-ekologis-warga-lamsel-lestarikan-waru-dan-akasia.html

https://www.sehatq.com/artikel/manfaat-daun-waru-yang-akan-membuat-anda-kagum

https://id.wikipedia.org/wiki/Waru#:~:text=Waru%20dapat%20diperbanyak%20dengan%20di,tumbuhan%20ini%20diperbanyak%20dengan%20biji.

http://plantamor.com/species/info/hibiscus/tiliaceus#gsc.tab=0 

 

 

 


Guru Pembimbing: Dra. Asiyah

Konten:  Cantika Maharani Diva (X MIPA 3), Rafa Callysta Arraissa (X MIPA 3)

Editor: Zahra Aptari

Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira

 

TA 2021/2022

Tanjung Pustaka SMA Negeri 7 Purworejo
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Tanjung Pustaka sudah terotomasi dan akses katalog online dengan menggunakan opensource SLiMS versi Bulian. Pemustaka juga bisa mengakses layanan Ebook di Digital Library dan mengunduh aplikasi Tanjung Pustaka E Library yang bisa diakses menggunakan Komputer dan Smartphone.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?