KLASIFIKASI TANAMAN RHOEO DISCOLOR
MORFOLOGI TANAMAN RHOEO DISCOLOR
1. Akar
Tumbuhan Rhoeo discolor memiliki akar serabut.Akar serabut merupakan akar yang dimiliki jenis tumbuhan tak berkayu,cir-ciri akar serabut antara lain bentuknya menyerupai serabut dan bercabang,memiliki akar lebih kecil daripada akar tunggang.Akar dari tumbuhan Rhoeo discolor tidak berkambium.
2. Batang
Batang adam hawa lunak dan berair,warna batang adam haea adalah putih,terdapat buku-buku dan ruas-ruas yang tampak jelas sebagai tempat perlekatan daun.Tinggi mencapai 40-60 cm dan batang pendek dengan arah tumbuh tegak lurus.Batang tidak berkambium.
3. Daun
Daun dari tumbuhan Rhoeo discolor tergolong jenis daun tunggal,panjang daun dapat mencapai 30 cm dengan lebar 3-6 cm,daun bewarna ungu dan hijau,bagian tepi daun rata,ujunh daun lancip, permukaan daun licin.
4. Bunga
Tumbuhan Rhoeo discolor memiliki bunga majemuk yang berbentuk mangkok,terletak di ketiak daun dan terbungkus kelopak berbentuk menyerupai kerang.Benang sarinya berbentuk silindris,dan bewarna putih sedangkan kepala putik berwarna kuning.Bunga Rhoeo discolor berkumpul dalam suatu perbungaan axilar yang dilimdungi olrh brachte bewarna ungu yang melindungi perbungaan ketika bunga masih kuncup.Setelah bunga mekar maka bunga akan menonjol dari bracthe tersebut.Rhoeo discolor memiliki beberapa karakteristik antara lain:
5. Buah dan Biji
Buah: berbentuk kapsul dengan 2-3 ruang. Tanaman ini memiliki buah berbentuk kapsul yang mengandung 2-3 biji yang berkerut (bentuk biji tanaman Adam hawa). Bunga tanaman ini majemuk yang berbentuk menyerupai kapal ataupun kerang
HABITAT TANAMAN RHOEO DISCOLOR
Tanaman ini berasal dari Meksiko dan Hindia barat.Tumbuhan Rhoeo discolor biasanya hidup di daerah kering atau panas,tidak hanya itu tanaman ini bisa juga hidup di daerah berair dan dingin.Itulah kelebihan dari tanaman Rhoeo discolor bisa di tanam di berbagai tempat panas maupun lembab.
REPRODUKSI TANAMAN RHOEO DISCOLOR
a. Reproduksi seksual (generatif)
Reproduksi generatif dengan bunga (putik dan benang sari) lalu menghasilkan buah dan biji.Jika buah masak lazimnya ia akan gugur sendiri di atas tanah.
b. Reproduksi aseksual (vegetatif)
Reproduksi dengan tunas yang muncul disekitar tanaman lama.
a. Pembibitan
Bibit yang diambil adalah bibit yang minimal sudah masuk usia tanam satu tahun. Pilih yang berasal dari rimpang yang sehat dengan jumlah daun yang banyak dan panjang-panjang. Gali dan potong tepat pada akarnya kemudian rendam dalam air beberapa saat sebelum di tanam dalam lubang tanam.
b. Persiapan dan Penanaman
Pertama-tama buat media tanam dari campuran tanah gembur dan kompos/pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Selanjutnya sediakan pot/polybag yang cukup, sebaiknya sesuaikan dengan letak penempatannya. Umumnya yang digunakan berdiameter 5-30 cm dengan jumlah tanaman antara 1-6 tanaman. Pastikan pot atau polybag mengaplikasikan sistem drainase yang baik sehingga tanaman tidak membusuk karena genangan air. Tanam dalam media tanam lalu tutup dengan campuran media tanam lalu padatkan dan basahi tanah agar sedikit lembab.
c. Perawatan
Lakukan penyiraman semasa 1 minggu setelah tanam. Lakukan pemupukan jika tanaman sudah muncul tunas baru dengan urea atau pupuk organik sebanyak 200 gr. Lakukan pengulangan selama sebulan sekali sampai umur 3 bulan, selanjutnya berikan jika perlu saja. Jangan lupa siram saat kondisi tanah kering dan cuaca panas. Sesekali bawalah ke tempat yang terkena sinar matahari agar tanaman tumbuh subur.
a. Ekonomi
Secara ekonomi Rhoeo discolor dapat dijual dan merupakan keindahan.
b. Kesehatan
Daun adam hawa dapat dijadikan obat.Sifat kimia dan efek farmokologis yang dimilikinya berupa rasa manis,sejuk dan dapat digunakan sebagai anti radang,memelihara paru-paru,mencairkan dahak,anti batuk,anti diare selain itu daun adam hawa juga dapat dimanfaatkan sebagai obat mimisan,obat berak darah,terkilir atau memar serta sebagai obat flu.
c. Industri
Sebagai bahan baku industri obat herbal
d. Lingkungan atau Ekosistem
Lingkungan SMA N 7 PURWOREJO
https://dokumen.tips/documents/rhoeo-discolor-56244bb240c0f.html
http://www.antotunggal.com/2021/10/ciri-ciri-angiospermae.html
http://belajar-di-rumah.blogspot.com/2015/03/bunga-majemuk-tipe-lain.html?m=1
https://plantstory.com/glossary/adam-hawa-rhoeo-discolor
https://analisa.id/mengenal-manfaat-tanaman-hias-adam-hawa-rhoeo-discolor/03/06/2020/
https://www.gbif.org/species/101345884
Guru Pembimbing: Dra. Asiyah
Konten: Siti Ihtiatus Sholikhah (X MIPA 4)
Editor: Zahra Aptari
Admin: Risang Palgunadi, S. Hum.; Sophia Saphira
TA 2021/2022